Waste Incineration Technology

Waste Incineration Technology

Incinerator didesain untuk membakar sampah/limbah baik padat, cair maupun gas dan didesain untuk mengurangi massa/volume sampai menghilangkan limbah yang dihasilkan dari suatu kegiatan.

Kelebihan Incinerator:

Ekonomis

  • Tidak memerlukan bahan bakar sebagai bahan pembakar utama
  • Biaya perawatan (maintenance) yang sangat rendah
  • Panas yang dihasilkan dapat memproduksi air panas dan uap panas
  • Penanggulangan sampah yang cukup di tempat (in situ), sehingga dapat menekan biaya transportasi atau penggunaan landfill yang sangat mahal investasinya
  • Tersedia berbagai tipe atau model serta kapasitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

 

Aman

  • Katup pengaman (Safety Rilief Valve), mencegah keluarnya gas yang berbahaya
  • Tirai udara pintu ruang pembakaran, melindungi operator dari panas langsung pembakaran
  • Kantong air (water jacket) membuat sekeliling alat ini tidak ekstrim panas saat dioperasikan
  • Tidak berasap dan berbau pada saat dioperasikan
  • Desain yang aman tanpa banyak tonjolan-tonjolan berbahaya di sekeliling alat ini.

 

Tahan Lama

  • Menggunakan sedikit sambungan pengelasan
  • Fisik insinerator menggunakan raw material dari stainless steel (SUS/STS)
  • Cerobong alat ini menggunakan bahan stainless sehingga tahan terhadap korosi
  • Bahan yang berhubungan dengan api terbuat dari stainless steel, serta insulation material atau castable yang tahan terhadap api (fire resistant).

 

Mudah Pengoperasiannya

  • Tidak memerlukan teknik pengoperasian yang khusus, siapa saja dapat menggunakannya
  • Alat ini dapat mudah dipindahkan (moveable).

 

Efektif

  • Abu sisa pembakaran hanya berkisar antara 5-10% dari berat sampah yang dibakar
  • Dapat membakar campuran sampah basah 30% dan sampah kering 70% tanpa menggunakan alat pembakar tambahan (additional burner)
  • Dapat dioperasikan selama 20-22 jam sehari
  • Dilengkapi dengan additional burner untuk membakar sampah yang kebasahannya di atas 84%.

Jenis insinerator :

  • Insinerator tipe kecil yang mempunyai kapasitas 10 – 150 kg/jam
  • Insinerator tipe sedang yang mempunyai kapasitas 30 – 50 kg/jam
  • Insinerator tipe sedang yang mempunyai kapasitas 60 – 150 kg/jam
  • Insinerator tipe menengah yang mempunyai kapasitas 10 ton per hari
  • Insinerator tipe besar yang mempunyai kapasitas 25 ton per hari

Sumber:http://bit.ly/WasteIncinerationTechnology

Incinerator OX3MED

Incinerator OX3MED

FUNGSI ALAT

Pengolahan secara thermal jenis limbah berbahaya dan beracun guna menghilangkan/mengurangi sifat bahaya atau beracun dari limbah, juga untuk pengurangan massa dan volume limbah. Oleh karena itu, temperatur dan waktu tinggal yang sesuai, memegang peran penting dalam proses insinerasi limbah.

Incinerator dengan multiple chamber (ruang bakar lebih dari satu), dimana ruang bakar pertama untuk membakar limbah sedangkan ruang bakar kedua untuk membakar gas buang yang dihasilkan pada ruang bakar pertama agar dapat terbakar sempurna.

Emisi gas buang ditangkap oleh wet scrubber untuk mengurangi partikulat dan menurunkan suhu, sehingga gas yang keluar dari cerobong (dengan berat jenis lebih rendah).

KLAIM TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN

  • Memenuhi baku mutu emisi gas buang (Peraturan Menteri
  • Lingkungan Hidup Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 atau Kep.Bapedal No.03 tahun 1995).
  • User friendly
  • Emisi gas buang memenuhi baku mutu
  • Minimisasi limbah mencapai 90 %
  • Sistem pembakaran dengan Pyrolisa
  • Hemat dalam penggunaan bahan bakar
  • Hemat air karena bisa didaur ulang

OXTRIMED REKA MANDIRI

Jl. Cekrok No:1 RT 01/RW 11 Kel. Jati Rangga, Kec.Jatisampurna Bekasi
Telepon : 021- 84312823
Fax : 021- 84312824
Email : oxtrimed@gmail.com
Website : www.oxtrimed.com

 

Electro Koagalusi

Electro Koagalusi

FUNGSI ALAT

Electro Koagalusi adalah proses pemisah anion-ion yang terlarut dalam air limbah, dengan memberikan dua kutub listrik yang berlawanan dari arus DC(searah), kemudian dari anoda mengalami pelarutan yang menghasilakn koagulan.

Koagulan ini akan mengikat polutan menjadi senyawa berpartikel besar yang tidak larut dan terflotasi kepermukaan dan terjadi pemisahan antara air bersih dan air kotor.

Selanjutnya air bersih akan dilakukan filterisasi untuk menurunkan kadar-kadar yang terkandung, didalamnya, sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih bagus.

Selain itu juga meminimalisir penggunaan bahan kimia bahkan tidak sama sekali menggunakan bahan kimia.

Prinsip kerja elektro koagulasi flotasi:

  • Pelarutan logam anoda (M+) yang kemudian bereaksi dengan ion hidroksi (OH-) membentuk koagulan.
  • Koagulan akan mengadopsi polutan-polutan menjadi senyawa berpartikel besar yang tidak larut yang akan terfloatasi ke permukaan bak proses.

KLAIM TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN

  • Memenuhi baku mutu air limbah rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan peraturan peraturan menteri lingkungan hidup nomor P.5 tahun 2004 dan memenuhi baku mutu air limbah domestik sesuai dengan Permen LHK No: 68/MENLHK/Setjen/Kum.1/8/2016
  • Minim pemakaian bahan kimia
  • Hemat pemakaian energi
  • Biaya operasional kecil
  • Sludge yang dihasilkan sedikit
  • Tidak memerlukan lahan yang luas
  • Compact portable IPAL
  • User Friendly

OXTRIMED REKA MANDIRI

Jl. Cekrok No:1 RT 01/RW 11 Kel. Jati Rangga, Kec.Jatisampurna Bekasi
Telepon : 021- 84312823
Fax : 021- 84312824
Email : oxtrimed@gmail.com
Website : www.oxtrimed.com